Dugaan Asusila Bos PT EMI Dengan Bawahan, Saksi Mata Bisa Laporkan Kuldip Singh

Kriminal

TOBAPOS.CO — Terkait dugaan perbuatan asusila yang dilakoni bos PT EMI, Kuldip Singh terhadap karyawannya, pengamat hukum Dr Redyanto Sidi SH MH ketika dimintai komentarnya, apakah saksi mata bisa menempuh jalur hukum sesuai Pasal 281 KUHP ?, pakar hukum pidana itu mengatakan.

“Saksi mata dapat menyampaikan informasi kepada kepolisian, biar nanti polisi yang mendalami informasi itu, biar korban mau membuat laporan,” ujarnya. Rabu (10/10/2018).

Lanjutnya,  “Sepanjang bisa dibuktikan peristiwanya terjadi di depan umum, saya kira dapat diduga itu asusila sebagaimana dimaksud 281 KUHP,” terangnya.

Ditambahkannya lagi,  “Sebaiknya pasal mesum dan bisa dibuktikan, selanjutnya apabila salah satu diduga pelaku terikat status perkawinan (delik aduan) maka dapat dilanjutkan dengan pasal perzinahan,” tutupnya.

Dikutip tobapos.co dari  terjemahan R. Soesilo, tentang pasal 281 KUHP,  “Dihukum penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,- : 1.  Barangsiapa sengaja merusak kesopanan di muka umum;  2.  Barangsiapa sengaja merusakkan kesopanan di muka orang lain, yang hadir tidak dengan kemauannya sendiri.”

Sebelumnya diberitakan, Kuldip Singh terpergok saksi mata diduga melakukan hubungan intim setelah memaksa karyawannya inisial DW di dalam mobil yang diparkir di depan kantor.

Sempat ditanyai saksi mata, korban mengaku dipaksa pelaku berbuat hubungan intim, dengan modus awalnya mengambil telepon seluler di dalam mobilnya.

Atas kejadian yang dilihat saksi mata perihal perbuatan Kuldip Singh, saksi mata diberikan sejumlah uang oleh Kuldip melalui transfer diduga untuk tutup mulut.

Namun Kuldip Singh (50-an), ketika dikonfirmasi masih tetap membantah. Kembali dikonfirmasi tobapos.co terkait informasi bahwa Kuldip Singh akan melapor ke pihak berwajib terkait pemberitaan dirinya,  Kuldip menjawab, “Iya pak atas perintah pemilik PT Excel, ” katanya melalui seluler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *