Reskrim Polsek Bandar Pulau Tangkap Dua Remaja Transaksi Sabu – sabu

Kriminal

TOBAPOS.CO — Personil Reskrim Polsek Bandar Pulau, Polres Asahan kembali menggagalkan dua pria yang akan bertransaksi narkoba jenis sabu – sabu di Desa Orika, Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan. Sabtu malam (6/10/2018) sekira pukul 21.00 wib.

Menurut Kapolsek Bandar Pulau AKP Viktor Simanjuntak Senin (8/10/2018) sekira pukul 09.00 wib, kedua pelaku Agus Salim(18), dan Diki Ramadhan (17 ) merupakan warga Dusun I Desa Rahuning Kabupaten Asahan.

Kapolsek Bandar Pulau Polres Asahan AKP Viktor Simanjuntak
menceritakan kronologis penangkapan kedua pelaku penyalagunan Narkotika jenis sabu sabu tersebut, kedua pelaku itu ditangkap atas informasi dari masyarakat yang resah karena di daerah Desa  Aek Nagaga Kabupaten Asahan sering dijadikan pengedar dan pemakai sebagai lokasi transaksi narkoba.
Beradasarkan informasi tersebut, lebih dari 1 jam target yang ditunggu belum juga melintas.

Kemudian tim mendapat informasi kembali bahwasanya transaksi terjadi di rumah Saudara Heri di Desa Orika Kecamatan Pulau rakyat selanjutnya tim melakukan pengejaran ke Desa Orika tepatnya di jembatan status Quo Tangkahan Sawit Socpindo, di tempat itu tim menemukan dua orang yang tidak dikenal diduga  membawa Narkotika jenis sabu sabu, saat Team melakukan penangkapan dan salah seorang dari mereka membuang bungkusan kecil yang diduga narkotika jenis sabu sabu, selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti sabu sudah diamankan Personil Polsek Bandar Pulau selanjutnya untuk proses hukumnya juga sudah di limpahkan Ke Satuan Narkoba Polres Asahan,”ucap Viktor.

Lanjut Viktor lagi, sedang barang bukti yang berhasil kami sita adalah 1 bungkus plastik kecil di duga berisikan Narkotika jenis sabu sabu, 1(satu) unit HP merk Assus dan satu unit kereta Vario warna hitam,” katanya.

“Kepada semua lapisan masyarakat (diharapkan) terus menginformasikan peredaran narkoba di Daerah Bandar Pulau Kabupaten Asahan,karena peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan generasi kita,” tambah Viktor lagi. Kedua pelaku kita jerat dengan Undang Undang no 35 tahun 2009 tentang penyalagunaan Narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara,” Tegasnya.(R. ASH – 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *